Tantangan dari sebagian kita dalam menentukan pilihan adalah kesulitan
menemukan mana yang penting. Kegagalan menentukan target masa depan disebabkan
kesulitan dalam memilih. Kompetensi dan pengalaman bisa saja mengarahkan kita menemukan
pilihan. Sayangnya pilihan yang sudah kita temukan tersebut tak selamanya dapat
kita ambil. Faktor eksternal sering menjadi penyebab gagalnya pengambilan
pilihan yang tepat. Terkadang kita berada dalam kondisi yang tidak nyaman dalam
menentukan pilihan. Orang disekitar memiliki tuntutan secara tidak langsung dan
kita merasa memiliki kewajiban untuk memenuhinya.
Uang sering menjadi pendorong dan merupakan satu kesatuan dari niat kita
atau berkonflik dengan lingkungan social. Mayoritas orang disekitar
beranggapakan sukses dapat diukur dengan status dan kekayaan. Kepemilikan mobil
mewah, rumah besar, gadget terbaru, dan liburan luar negeri sering diidentikan
dengan bentuk konkrit sebuah kesuksesan.
Poin penting penting yang harus kita pahami kesuksesan merupakan hasil
kombinasi antara pikiran dan perasaan. Menurut James Brett “Kesuksesan serta
bukan merupakan hal konkrit yang bisa didapatkan dari seseorang atau tempat tertentu”.
Sukses memiliki diferensiasi dalam diri kita masing-masing. Menurut kita
sukses belum tentu bagi orang lain, demikian juga sebaliknya.
Sukses akan terus berubah sesuai dengan konteks yang ada. Ada kondisi
kita merasa sukses dan ada satu kondisi lain kita masih merasa gagal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar