Internet merupakan satu wadah
yang menyediakan informasi yang berlimpah. Informasi dapat
diakses oleh siapapun. Bagi user yang ingin memperoleh informasi tidak pernah
dibatasi oleh ruang dan waktu. Selama ada keinginan, kesempatan dan fasilitas
akses dapat dilakukan.
Saat ini dunia maya ibarat pasar
bebas. Semua memiliki peluang menjadi kontributor.
Seiring bertambahnya informasi
dalam laman website juga dibarengi dengan meningkatnya pengguna. Menurut VP Corporate Communication PT Telkom Arif Wibowo menyatakan
traffic meningkat rata-rata 15% perhari sejak diberlakukannya Work From Home. (CNNIndonesia.com)
Adanya peningkatan pengguna internet merupakan hal yang mengkhawatirkan. Alasan mendasar dari hal tersebut adalah sempitnya wawasan keagamaan dan minimnya kompetensi berliterasi digital. Literasi ekrimisme yang ada tentu akan memberikan pengaruh besar dalam diri penggunanya. Apalagi kelompok ektrimisme terus memanfaatkan media sosial sebagai saluran penyebaran pahamnya.
Mengambil pendapat Lukman Hakim Menteri Agama R.I Periode 2014-2019 yang lebih suka memakai istilah berlebih-lebihan bukan istilah radikal. Selama ini pemakaian istilah radikal telah menuai banyak kritik dari berbagai pihak. Perspektif yang dibangun deradikalisasi telah melemahkan cara beragama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar