Hidup dalam kuasa ilahi. Semua dalam genggaman-Nya. Tiada daya dan
upaya apapun yang mampu mengganggu otoritas-Nya.
Dunia adalah tempat menanam kebaikan. Kebaikan yang dilakukan
merupakan bentuk pengabdian nyata seorang hamba kepada tuhan-Nya. Sebetulnya
tidak ada yang istimewa dari hal itu, semua memang terkesan biasa-biasa saja. Artinya
pengabdian itu sesuatu yang wajar dan keharusan bagi seorang hamba. Maka tak
pantas bila muncul tulul amal.
Tugas manusia beribadah. Ibadah tidak hanya yang berkaitan dengan
Allah. Meskipun taqdir hak prerogatif Allah. Amal yang dilakukan manusia tidak
akan mampu merubah taqdir pada dirinya. Meskipun begitu, manusia harus tetap
beramal sebagai bentuk menjalankan perintah Allah.
Poin paling penting dalam beramal adalah upaya konkrit meraih ridha
Allah. Ridha Allah diperlukan untuk meraih kebahagiaan hidup didunia maupun
akhirat.
Penting sekali setiap hamba meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Dunia
adalah realitas dan akhirat sebuah kepastian.
Setiap yang bernyawa didunia akan mati. Urusan mati pantas dialami
oleh siapapun dan kapanpun. Semua akan mengalaminya. Kematian itu pasti,
sedangkan kapan waktunya merupakan rahasia ilahi.

Terima kasih Bapak. Nasihat terbaik adalah tentang kematian.
BalasHapusPesan yg sangat berharga, karena manusia sering terlupa & terlena.
BalasHapusTerima kasih.