“Setiap kita adalah
orang hebat. Jika masih tidak percaya ingatlah keberhasilanmu diwaktu kecil”
Percaya diri merupakan
modal dasar menuju keberhasilan. Maka, percaya diri harus dimiliki oleh setiap
orang. Ya, bagi orang yang ingin sukses.
Berbekal kepercayaan diri
yang mustahil menjadi mungkin, dan yang sulit menjadi mudah. Kemudian pertanyannya
seberapa besar rasa percaya diri ada dalam dirinya ? Kepercayaan diri dapat
ditumbuhkan dengan mengingat keberhasilan dimasa lalu.
Banyak keberhasilan yang
dicapai setiap orang dimasa kecilnya. Bahkah mungkin tak dapat dihitung dengan
jari. Masa Balita saja, berapa banyak keberhasilan yang sudah kita raih?
Berikut pertanyaan
sederhana yang mengingatkan akan kesuksesan dimasa lalu.
Adakah yang langsung bisa berlari?
Adakah yang langsung bisa
berbicara?
Adakah yang langsung bisa
makan dan minum?
Adakah yang langsung bisa
memakai baju?
Capaian yang sampai hari
ini kita rasakan membutuhkan proses dan perjuangan Panjang. Satu capaian bisa
berlari saja butuh proses. Ada yang harus dilalui dengan urutan tahapan-tahapan
capaian berikut mulai dari mengerakkan badan kenan dan kiri sampai akhirnya
bisa berlari.
Semua kebutuhan yang kita
capai hari ini membutuhkan proses. Dalam berproses dibutuhkan semangat,
konsistensi, dan keteguhan hati. Secara sederhana dua hal yang dilakukan para
pencapai sukses diwaktu balita yaitu belajar dari orang dewasa dan terus
mencoba. Kegagalan selalu berbanding lurus dengan upaya mencoba. Benar saya
kira apa yang dikatakan oleh Mario Teguh
”Semakin sering mencoba
semakin sering besar kemungkinan untuk behasil”
Hampir semua orang pernah
sukses dalam sejarah hidupnya. Hanya saja, sering kali kesuksesan itu dilupakan
begitu saja. Seolah-olah ia merasa orang paling tidak berbakat. Ujungnya Kepercayaan
diri begitu rendah. Menyerah sebelum perang. Gagal sebelum berusaha.
Seandainya setiap orang
mengingat betul keberhasilannya dimasa lalu. Kepercayaan diri akan tumbuh
kembali.
Tulungagung, 19 Agustus 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar