Sukses dalam hidup merupakan hal yang
dianggap penting oleh sebagian besar orang. Sukses pada umumnya adalah kepemilikan
harta melimpah, menjadi pejabat dilingkungan kerja, gelar yang berjejer, dihormati
dimana-mana dan lain sebagainya. Benarkah hal tersebut menggambarkan kesuksesan
seseorang?
Terlalu remeh temeh saya kira, jika
kesuksesan hanya diukur dari semua itu. Ada yang yang lebih tepat untuk dijadikan
indikator sukses yaitu menjadi orang yang bernilai.
Nilai adalah
sesuatu yang
dianggap baik, selalu ingin
diketahui, dan diidam-idamkan sebab mampu menarik perhatian serta mampu
menyenangkan (Kees
Bartern).
Makna secara sederhana, nilai merupakan sesuatu yang
dianggap berharga. Artinya nilai itu bukan kita yang menentukan , tetapi orang lain.
Sebagaimana pendapat Mardigu Wowiek, “Nilai Anda, bukan Anda yang
menentukan, tetapi nilai orang lain yang di sematkan di dalam diri Anda”
Berapa nilai kita? semua terserah lingkungan. YA, SEMUA TERSERZH ORANG
LAIN. Kita hanya dapat mengupayakan agar mendapatkan nilai yang tinggi. Keberhasilan
mencapai nilai tinggi bisa dikatakan keberhasilan hidup. Siapapun yang memiliki
nilai tinggi ia mampu mengukir sejarah hidupnya dan ikut mewarnai sejarah
kehidupan orang disekitarnya.
Diri kita ini seperti hanya barang dagangan, jika barang dagangan tidak
bernilai maka, tidak akan muncul harga penawaran. Tidak akan ada yang mau membeli
meski murah sekalipun atau bahkan diberikan gratis. Orang enggan menerimanya.
Mengapa hal ini tejadi? Munculnya sebuah penghargaan terhadap sesuatu selalu
didasarkan pada azas kebermanfaatan. Ya, apa manfaatnya? Misalkan barang
tersebut memiliki manfaat besar tentu banyak yang rela berebut mendapatkannya
atau bahkan membayar mahal.
Titik fokus disini adalah manfaat. Manfaat selalu berbanding lurus dengan nilai. Semakin
besar manfaat kita, tentu semakin besar nilai kita. Hal ini sejalan dengan
hadits rasulullah, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang
lain (HR Ath-Thabrani, Al-Mu’jam al-AuSath, Juz VII, hal. 58). Tidak perlu menunjukkan
siapa kita, selama memiliki manfaat bagi orang lain tentu ada harga yang
pantas.

Catatan yang menginspirasi.
BalasHapusKeren, kesuksesan yang sebenarnya adalah di saat seorang manusia dapat memberikan manfaat bagi sesamanya.
BalasHapus